Selasa, 04 Juni 2013



Dimana alamat pesantren Ustad Jeffry Al Buchori (Uje) ? apa cita cita Ustad Jeffry Al Buchori (Uje) dalam membangun pesantren unggulan ? apa hubungannya pesantren Ustad Jeffry Al Buchori (Uje) dengan panti asuhan ? bagaimana cara berkunjung ke pesantren Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)? bagaiamana tanggapan keluarga Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)terhadap pesantren yang ingin dibangun Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)? siapa pengelola pesantren Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)? bagaiamana cara menymbang pesantren Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)?

Berikut seri artikel untuk pesantren Ustad Jeffry Al Buchori (Uje, selamat menyimak 

A. Membangun pesantren adalah cita cita Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)
 
Ibunda almarhum Ustad Jeffry Al Buchori (Uje), Tatu Mulyana mengungkapkan cita-cita luhur ustad yang terkenal gaul itu sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Menurut Tatu, Uje sangat menginginkan membangun sebuah pesantren di daerah Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Keinginan beliau adalah belum bisa terbangunnya pesantren. Agar Uje di kubur mendapat terus aliran pahala yang luar biasa," kata Tatu Mulyana di kediamannya, Perumahan Bukit Mas Jl Narmada III blok 1 No 11, Rempoa Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2013).

B. Luas pesantren yang ingin dingaun Ustad Jeffry Al Buchori (Uje)

Ibunda Uje menjelaskan, dalam Uje Center telah terkumpul dana sebesar Rp 100 juta untuk membeli sebidang tanah yang akan digunakan untuk membuat pesantren. Uang tersebut dibelikan tanah seluas 400 meter di daerah Cikeas. Namun seiring perkembangan dana itu, kini Uje telah membeli tanah seluas 7.000 meter di Cikeas.

"Ada di Cikeas daerah Gunung Putri itu ada 7.000 meter sekarang dan akan dibangun untuk pesantren. Umi pernah bilang ke Uje kalau nggak punya pondok pesantren, kita seperti warung kaki lima, tapi kalau punya kaya punya ruko dan pahalanya akan selalu besar," katanya.

Ibunda Uje yang mengenakan pakaian muslim serba hitam itu menambahkan sebidang tanah yang diperuntukan pesantren maupun masjid akan diganti sama Allah amalnya hingga 700 kali.

"Itu namanya investasi akhirat yang pahalanya terus akan mengalir, meski yang memiliki sudah meninggal dunia," katanya.

0 komentar:

Popular Posts



Bookmark and Share